LDR ala HongKong, Tapi Untung Kita Tinggal di Indonesia

 

Tahukah Observers, saking mahalnya harga lahan di Hongkong, hampir 1 dari 10 pasangan menikah di Hongkong tidak tinggal bersama. Untuk mereka yang bisa tinggal bersama pun, sebanyak 12 % tinggal bersama orang tua mereka.

Sudah bukan rahasia lagi kalau harga lahan di Hongkong merupakan harga lahan termahal di dunia, harga rata-rata lahan di Hongkong adalah 21 kali lebih besar dari pada angka rata-rata pendapatan pekerja usia 30-39 tahun di Hongkong (HK$21,000)

Memang ada akomodasi murah yaitu flat bersubsidi, yang harga sewanya sekitar HK$4,000 ($510) perbulan, tapi selain sempit (kadang hanya bisa muat 1 tempat tidur saja!) akomodasi ini memiliki daftar tunggu yang panjang. Sampai pertengahan tahun 2019 saja jumlah daftar tunggu sudah mencapai 147.900, rata – rata satu orang akan bisa mendapatkan flat bersubsidi ini setelah menunggu selama 5 tahun.

Mungkin ini juga salah satu hal yang menyebabkan rendahnya tingkat kelahiran di Hongkong. Di tahun 1981, tingkat kelahiran di Hongkong masih mencapai 16,8 per 1000 orang, sementara di tahun 2017 angka kelahiran merosot hampir 50%. Sehingga akibatnya Hongkong adalah salah satu wilayah di Asia yang memiliki jumlah penduduk usia lansia terbesar. Apabila tren angka kelahiran terus seperti ini, maka di tahun 2036 kaum manula akan mencapai 1/3 dari total jumlah penduduk Hongkong.

Kalau sudah membaca berita-berita seperti ini, saya merasa bersyukur sekali menjadi orang Indonesia. Perumahan di Indonesia masih relatif mudah ditemukan, dengan beragam jenis konsep seperti rumah tapak, apartemen, townhouse, dll. Harga juga relatif masih beragam tinggal disesuaikan dengan budget yang Observer punya sekarang.

Pas kebetulan saya sedang scroll timeline IG, saya melihat sesuatu yang sangat menarik. Ada penawaran spesial dari Cluster Whelford. Setelah saya buka saya makin tertarik. Pertama, lokasinya yang terletak di BSD City. Kita semua tahu betapa pesatnya kenaikan harga property di BSD City.

Kemudian, BSD City juga memiliki sarana dan infrastruktur yang bisa dikatakan terbaik di Indonesia. Apalagi sudah banyak sekolah dari jenjang playgroup sampai Universitas yang ada di sana. Penting sekali ini karena artinya anak-anak tidak usah menempuh jarak terlalu jauh untuk ke sekolah.

Kedua, konsep rumah ini yang sangat menarik, dimana seluruh rumah di cluster ini memiliki halaman depan yang bebas kendaraan bermotor! Jadi bayangkan, anak-anak bisa bermain dengan bebas tanpa harus takut terserempet kendaraan, dan poin plus untuk pemilik rumah juga yaitu kawasan bebas polusi tepat di depan pintu rumah anda.

Ketiga, dan ini yang membuat saya makin mantap untuk langsung menghubungi sales untuk melihat rumah contoh, yaitu hanya dengan membayar 90 juta di awal, kita sudah bisa langsung pindah karena rumah ini sudah dilengkapi dengan furniture lengkap! Saya hanya tinggal bawa koper berisi baju dan peralatan pribadi.

Sumber :
https://www.bbc.com/worklife/article/20190903-the-married-couples-in-hong-kong-who-live-apart
https://www.housingauthority.gov.hk/en/about-us/publications-and-statistics/prh-applications-average-waiting-time/index.html